Maya Hirai’s Page

lets fold!

Menyediakan jajanan halal untuk anak

Bagi para keluarga muslim yang tinggal di negara yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam,tentu postingan saya kali ini sudah tak asing lagi. Namun siapapun anda semoga suguhan saya dapat dinikmat jadi variasi diantara banyak menu diblog lainnya.

Saat berbelanja pangan disetiap pertokoan bahan pangan, sebagai seorang muslim tentu selalu mempertimbangkan ‘kehalalan’ dalam menentukan pilihan.Bila di Indonesia, tentu sangat banyak panganan yang boleh dimakan, hingga tidak menjadi syarat manakala akan menentukan pilihan dengan selalu mengecek kandungan bahan didalamnya. Namun bagi yang tinggal di negara yang mana penduduk muslim menjadi minoritas, tentu membaca dahulu kandungan bahan makanannya adalah satu keharusan.

Umumnya daftar makanan halal dapat ditemukan di situs Islamic Center pada negara tempat seseorang tinggal. Daftar makanan halal tersebut umumnya dikatagorisasikan berdasarkan jenis produk, perusahaan yang mengeluarkan dan kandungan dalam bahan yang menentukan apakah satu jenis produk makanan itu halal dimakan atau tidak boleh sama sekali alias haram.

Beberapa hari lalu, seperti biasa bila persediaan pangan rumah sudah minim, maka tiba saatnya untuk hunting makanan halal. Demikian pula dengan kawan-kawan para pekerja asal indonesia yang kami(saya dan dua anak) temui dalam kereta luar kota kemarin. Mereka kira-kira 10 orang, baru saja memborong daging halal, mie, tempe dan lain sebagainya serta bumbu-bumbu khas indonesia yang tidak mudah ditemukan dalam satu kota tertentu, sehingga mesti melalui perjalanan jauh agar dapat menemukan makanan halal tersebut.

Betapa komitmen seorang muslim betul-betul teruji di negara seperti ini.

Sebagai contoh kecil, dalam satu toko bahan makanan, sangat sedikit saja bahkan kadang zen-zen (tidak sama sekali) didapat makanan yang boleh dimakan. Inilah toko yang terakhir kali dalam sepekan ini saya kunjungi, sanyone namanya.

Roti Tidak Halal

Roti-roti manis yang tampak pada foto itu telah saya periksa satu persatu, dan total disemua produk yang berasal dari banyak pabrik itu tidak dapat dimakan seorang muslim. Padahal anak2 ini amat suka roti manis. Setiap hari tertentu biasanya ada roti manis yang betul-betul halal karena lemak yang digunakannya sebagai tambahan makanan berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Tapi persis dihari kukunjungi waza-waza (dg sengaja) disaat roti itu biasanya ada, kenapa roti-roti itu tak nampak(!?). Lalu kutanya pelayan toko, tentu dengan bahasa jepang semampunya –karena orang jepang kemampuan bahasa inggrisnya sangat memprihatinkan dibanding lulusan SMA di tanah airpun. Ternyata hari rutin roti halal itu telah bergantiHanya satu minggu satu kali ‘kereta’ itu lewat. Belum tentu lagi saya kesana dalam waktu dekat…

Kemudian berikutnya adalah snack yang disukai anak-anak, termasuk jenis chiki atau keripik.

snack tidak halal

Dari semua yang ada, hanya satu yang kutemukan halal dari jenis biscuit. Dan dari jenis snack dan kerupuk atau keripik masing-masing satu.

Pada jenis Roti umumnya mengandung: nyukazai, shortening, gelatin , kalopun terbebas dari shortening dan gelatin, selaluuuu ada kandungan nyukazai menjegal kami untuk membelinya, hampir disemua toko roti! Semoga usaha meninggalkan yang haram ini diganti oleh Allah suatu saat dalam keadaan halal…. dan bisa memakannya dengan sepuas hati… (hi2, jadi seperti orang baru nemu makanan). Terutama untuk anak2, yang tentu saja mereka ingin ini dan itu yang lezat-lezat.

Tidak jauh berbeda pada biscuit, selalu ada nyukazai yang mengakibatkan tidak bisa dikonsumsi, bila nyukazai ini berasal dari tanaman, tentu saja boleh, namun itupun bila sudah terbebas dari kandungan terlarang lainnya.

Anak-anak itu, tentu saja akan memakan apa yang orang tuanya suguhkan. Bila makanan halal dan baik yang kita sediakan, tentu artinya orang tua telah memberikan hak anak dengan baik dan benar. Namun bila sebaliknya, tentu anak-anak itu akan jadi korban ketidakkonsistenan orang tuanya terhadap agamanya : Islam.

July 20, 2005 - Posted by | Day by Day

1 Comment »

  1. Hayou…link gambarnya dibenerin… ga muncul tuh…^_^

    Comment by ARS | July 26, 2005 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: