Maya Hirai’s Page

lets fold!

Suasana ‘pasar-induk’ di Toyohashi menjelang Lebaran

Kemarin siang saya belanja disitu karena merupakan hari jum’at terakhir sebelum Lebaran nanti. Setiap hari Jum’at pedagang bahan makanan Halal tersebut menggelar dagangannya dimuka asrama kampus TUT tempat mas Bang jadi doc.student. Karena berjualannya hari jumat itulah maka dia diberinama si Pedagang Gujarad, atau temen Toyohashi menyingkatnya ‘PG’.

Yang dijualnya adalah perlengkapan pangan halal asia dari rempah-rempah, daging, tempe sampe roko dji sam soe yang kayaknya tidak dilengkapi sertifikat ‘halal’pun ada, mungkin maksudnya menyediakan cita rasa nusantara bagi penghisapnya di negeri rantau ini….*kalii..gak tau pasti:D-egp deh!*

Tapi jadi kecewa juga lo.. Daging sapi yang waktu lalu pernah kami konsumsi, dan tadi rencana membelinya lagi ternyata ditemukan suatu kejanggalan padanya. Kejanggalan itu terletak pada pembungkus dari plastik yang bertanda produksi australia lalu ada tulisan arabnya tapi……. hahhh!? kok engga ada label halalnya!??? Padahal inget betul itu daging enak dan empuk tenan, walau dimasak tanpa pressto! Tentu saja jadi ‘ragu’ untuk dikatagorikan ‘halal’… penonton kecewa “eueueueu…….”. Tapi masih Alhamdulillah kebagian daging ayam yang yakin halalnya. Lanjut ke daging sapi itu, brother dari egipt tanya kejelasan label ‘halal’ yang tak nampak dicover produk itu sama PG, lalu keliatannya si pedagang memang argumentatif, mungkiiinn si PG menjawab itu daging sama sumbernya dengan Ayam halal yang dia jual disitu juga atau entah apa alasannya yang jelas si brother membeli dua buah daging sapi persatu-kiloan itu. Dan aku memutuskan mengembalikan Daging sapi itu ke tempatnya kembali setelah dari semula nangkring di kantong blanjaan yang hendak dibayar. Masalahnya gak ada keterangan yang bisa dipegang agar yakin dalam hati akan kehalalan si daging sapi tersebut. Tenang-tenang.. masih bisa berlebaran dg Sapi koq kalo mau.. ops dengan dagingnya maksudku, karena masih ada pedagang lain yang juga menjual daging si Sapi ini..itupun kalo belum diborong orang… yaa kalo memang gak kebagian dagingnya susunyapun boleh deeeh… yakin halalnya khaaannn!!…hihi

Lalu satu hal lagi yang menarik dari kulakan tadi, dari sekian banyak yang belanja -kaum hawa yang disebut-sebut sebagai ratu dapur entah pada ngilang kemana… serasa deh jadi ratu beneran karena hadir disana..hihi Tapi ketika para daging sudah ludeess baru deh ratu lain datang juga terkecuali Ayu ,Lusy , Dei dan Nana yang telah kutunggu sejak awal karena ingin kopdar, maklum sesama blogger mania^-^, seringnya kunjung mengunjung di virtual saja..”hei.. pada kemana ratu!? gak belanja cabe kriting nih!?.. tinggal 3 bungkus tuh, biasaa..450 yen per-1/2 kg” (=40 rebu rupiah).. Sibuk berat rupanya yaa… semoga sukses yaaa!

Lihat difoto atas, bukankah itu kaum adam semua?? lihat foto disini kalo tidak percaya! betul kan!?^-^, padahal intip album koleksi Ixi-L bukti bahwa para ratu dapur itu benar adanya^-^.


Beginilah salah satu fenomena persiapan dapur lebaran di negeri yang sedang kami diami.. Walau ketersediaan aneka-ragam pangan selera nusantara sangat terbatas (dalam rangka menyambut lebaran) namun persaudaraan kami sesama perantau sangat manis karena diikatkan oleh rahmatNya.. Semoga silaturahmi ini akan terus terjalin hingga kembali ke tanah air nanti karena kita semua dipersaudarakan sejak dirantau ini…amiin.

Muslimah Toyohashi.. lebaran bareng lagii yuukk….fotografer kelilingnya siap dicarter niih^-^

October 28, 2005 - Posted by | Day by Day

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: