Maya Hirai’s Page

lets fold!

Hidup Baru! *lagi*

Meringis juga membaca kembali postinganku yang lalu, bukan soal Baso-Tikusnya namun alasan gak mau kelamaan mukim disana.. hmm mohon maaf bila mengakibatkan salah arti oleh sahabatku yang masih tinggal di Jpg khususnya, bahwa yang sesungguhnya adalah hingga telah sebulan ini kubagai jadi orang aneh di negeri sendiri yang serba bingung melihat kondisi yang ada. Terus terang lumayan tidak mudah juga me’nyaman’kan diri dengan keadaan yang saat ini aku hidup didalamnya, dan aku berfikir bila saja telah lebih lama lagi kutinggal di negri yang secara umum ‘nyuaman’ itu *saking nyamannya* entah bagaimana aku mesti ‘mengindonesiakan-diri’ lagi. Lihat saja kalimat-kalimatku inipun gak mampu kutaklukan dari rasa sombong hiks.. Kenalanku seringkali mondar-mandir ke Jpg, misalnya dalam waktu sebulan atau 3 bulanan lalu pulang dan balik lagi begitu berulangkali, lalu saat di tanah air dan dalam sebuah bis kota bareng adikku dia bilang dengan suara keras begini ” naah ginilah hidup di indonesia bis kota juga kayak begini.. ya untel-untelan kotor dan bla..bla..bla..dst..” hm.. tentu dia mengatakan itu dalam keadaan tidak sadar sepenuhnya, walau pada kenyataannya memang demikian karena dibandingkan dg negeri ‘nyaman’ tadi namun ucapannya tentu akan membuat tidak nyaman baik yang mendengar juga yang mengucapkannya sendiri.. hal itu yang kukhawatirkan akan diri ini, saat dimana tingkah polah sudah kurang ‘ngindonesia’ gara-gara kelamaan di negri orang. Lalu kondisi negeri juga terus bermasalah hingga adaptasi terasa ‘agak-pahit’… ya sudah deh gak ada habisnya bahas seputaran indonesias problem:).. catatan diaryku pekan ini mesti segera tertuang, mungkin ada yang bisa dipetik..:)

Rumah
Aku dan dua anak tinggal di Padasuka kini, menempati rumah kawan yang selisih masa kontrakannya 2 bulan lagi selesai. Gratis alhamdulillah *eh ada juga saat kayak gini yang gratis di tanah air^-^*.. Sementara rumah lama dalam perbaikan cepat (dalam 2 bulan juga). Sebagai tantangannya, rumah yang kutinggali ini buesaarr hampir 5 kali lipat rumah jepangku namun tak berair setetespun dan daya listrik yang tinggi hingga ongkos langganannyapun tinggi serta… hmm jarak mencapai angkot lumayan jauh hingga menjadi ongkos tersendiri baik uang makan bila jalan kaki ato ojeg bila mengejar kejar waktu ^-^. Sementara dua putra besarku tetap mukim di Pes. Tahfidz Qur’an Pameungpeuk Bandung itu dan ayahnya keempat anak ini balik ke Jepang buat menuntaskan pendidikannya kan.. Air di perumahan ini secara umum baik2 pengecualian rumah ini sehingga tidak ada tukang air keliling. Awal tinggal disini suer prihatin pisan, gak tau mesti kemana saat kehabisan air namun alhamdulillah Allah selalu merahmati dengan susulan kemudahanNya.
Nah sekedar ngingetin buat temen2 yang bakal kembali ke kampung halaman, jangan lupa siapkan sedini mungkin untuk tempat tinggal ini agar proses adaptasi lebih mudah dijalani, misalnya kumpulkan sejumlah dana trus temukan lokasi perumahan yang bakal dibeli baik dg uangmuka-cicilan ato beli tuntas yang jelas harga properti tanah/rumah naik terus dan bila bisa dimiliki sedini mungkin itu lebih baik, daripada mesti tergeser ke pinggiran karena nilai uang di masa datang menurun. Untuk lokasi strategis di Bandung ini sudah biasa dg ukuran …M *milyar* dan semi strategis diatas 250 juta rup. lho… bener! Ngontrak?? rumah type 36 berani pasang harga 8 juga di Gang pun!

Internet
Beberapa temenku kembali dari luar bisa akses Internet dg baik di rumahnya tanpa meninggalkan anak2 tentu, namun beberapa termasuk aku ni masih mesti cari Warung. Sebetulnya no problem soal tempat, namun susahnya adalah ketika anak gak ada seseorang buat ‘titip’. Dan mesti pandai2 cari waktu strategis buat nginet, karena saat banyak yang ngakses maka page terbuka dengan amat sangat lambat, dan kalo sudah begini, seringkali hasil nginternet gak banyak malah untuk sending mailpun susahnya minta ampun. Satu lagi yang nyaman tingal di luar itu akses internet luar biasa!! untuk membuka wawasan internasional terdukung penuh deh!! bisa sampe detil kita mengetahui sesuatu! temen yang masih di luar, jangan lupa raup abiz kemudahan nginternet disana^-^ saya sudah dapet banyak juga nih.. ingin bukti? insyaAllah akan muncul dalam beberapa bulan kedepan.
Oleh karena itu sampe saat ini mesti kusyukuri mampu mampir dan menyambung silaturahim ke temen2 mayaku walau bagai menyantap ‘rendang’ ^-^

Sekolah Anak
Sampe saat ini dua balitaku belum menemukan sekolah! karenanya moblitaskupun masih mengimbanginya. Sekolah yang kuincar sejak di Jepang (padahal sudah begitu dekat sini) status: PENUH! satu kesalahannya adalah tidak menyatakan daftar tunggu! dua anak balitaku rindu sekolah, rindu banyak kawan.. Pernah satu pagi ketika terbangun dari tidur ia menanyakan “mii.. jam berapa ke sekolahnya?” sambil mata masih terkantuk-kantuk dan pernah menyelesaikan satu nyayian Jepang yang saat pentas seni terakhir di Jepang ia menyanyikannya bersama temen2 dalam keadaan mata tertutup rapat alias tidur..:(
Nah untuk sekolah ini siapkan dan temukan sejak di luar, lewat internet tentu, ada milis SD Islam (walau tidak melulu SD yang dibahas) dan lain-lain. Kelebihannya segera menemukan sekolah adalah agar anak tidak tertinggal jauh pelajarannya terutama usia SD karena mereka mesti beradaptasi juga. Dan disamping itu mereka segera menemukan komunitasnya yang akan membuatnya segera nyaman dg lingkungan baru.

Origami
Sanggar-origami.comku menjelang Real! insyaAllah semuanya dalam perjalanan menuju itu. Yang sedang didepanku adalah rencana launching Sanggar Origami Indonesia sekaligus Buku dan Video Origami pertamaku, mohon doa ya wahai sahabat baikku semua… hanya ingin berbagi apa yang saat ini kumiliki sebagai oleh2 jepang dariku utk Origami Indonesia dan semua orang yang perlu Origami, semoga dengan demikian pengetahuanku ttg Origami dapat bermanfaat optimal walaupun baru sedikit. Internet telah sangat banyak berjasa dalam membuka wawasanku ttg Origami disamping Hirai san yang telah memupuk motivasiku. Juga dukungan seorang yang kini jadi admin http://www.sanggar-origami.com, beliau diapain entah sama Allah SWT hingga sedemikian antusias pula dengan Origamiku (hi abi!^-^) padahal tipikalku adalah ‘low-profile’ cendrung kurang PD buat mengekpresikan diri namun Allah ta’ala telah membuatnya senantiasa berusaha mengeksiskan Origamiku (makasih ya bi ^-^). Ayo ibu-ibu (terutama) yang masih diluar asah pisau mumpung masih disana… alhamdulillah dengan karunia yang telah Allah SWT berikan untukku ini hingga bisa kembali dengan bekal yang memadai.
Beberapa hari lalu setelah survei buku Origami yang telah terbit di tanah air dan membayangkan serta memikirkan buku seperti apa yang akan kususun nanti…tiba-tiba kumenemukan tentang profile ‘origami diri’ku, gimana profilenya? hehe masih RHS sampe buku itu muncul di hadapan sahabat kelak insyaAllah…
Segini dulu diaryku pekan ini, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan walau tanpa maksud ttt.

Anyway… Kekayaanku yang tak kalah berharga adalah memiliki sahabat seperti kalian.. terimakasih untuk persahabatannya semoga silaturahim ini terus terbawa hingga akhir kelak…

January 15, 2006 - Posted by | Day by Day

8 Comments »

  1. Selamat bersibuk ria dengan segala macam urusan deh. Cari sekolah buat anak memang susah ya? Cari rumah juga.🙂

    Semoga buku origaminya bisa segera tersusun dan terbit. Sukses selalu.

    Comment by agus set | January 15, 2006 | Reply

  2. teh, jangan lupa Indonesia juga punya origami yang bagus2 juga, kayak kakapalan, babalonan, bangkong he..he.. banyak dech, digabung aja ama origami jepang kan lebih bagus lagi he.he…

    Comment by Dadang Jm | January 16, 2006 | Reply

  3. ceu klo bukunya dah launcing beserta videonya kasi tau daku ya ceu heheheh

    Comment by Ica Dimyati | January 16, 2006 | Reply

  4. ganbatte ne buat buku dan videonya beserta semua aktivitas barunya semoga Allah selalu mencurahkan Rahmat atas ceu2 sekeluarga

    Comment by Ica Dimyati | January 16, 2006 | Reply

  5. Insya Allah, sukses selalu yach dengan karya2nya…mamee!

    Comment by mamaX Qs | January 16, 2006 | Reply

  6. semoga senantiasa dimudahkan jalannya….
    btw, kalau video dan buku origaminya sudah beredar, tidaklah menolak saya kalau dikirimin gratis…meski gratis itu norak, tapi kalau dikasih ya masak ditolak?…:)

    Comment by dhika | January 16, 2006 | Reply

  7. Hehe..mbak mayaa masih sedikit ‘jet lag’ rupanya..jd msh merasa asing dgn suasana Indonesia🙂 Narete kitara, daijoubudeshoune ^_^. Tinggal di Padasuka toh mbak? Saya lumayan familiar dgn daerah itu. Klo buku origaminya dah jadi..kabar2i ya…
    Oya, skrg dah bisa ol dari mobile phone ya? Mau ngirim message via YM…khawatir ganggu. Sun sayang buat Tsurayya & Ismail

    Comment by hanum | January 18, 2006 | Reply

  8. cie…cie…cie…Mayaa mau launching buku euy…

    Pssttt, sabar ya, dg adaptasi…Ceuna kemaren teh, cuma di Cianjur, bukan di Jepang :p

    Comment by Devita Umardin | January 21, 2006 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: