Maya Hirai’s Page

lets fold!

Sabar dan Sholat

Beberapa waktu terakhir ini Allah SWT memintaku mendekatkan diri padaNya. Perjalanan hidupku bagai mendaki gunung! so hard maaf ga cerita detail karena memang hanya untuk dijalani. Dan lagi tentu setiap individu memiliki cerita perjalanan hidupnya tersendiri toh..

Alhamdulillah untung aja Allah menasihati jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu (qs.2:153), maka terasa sekali manfaatnya manakala lelah mendera bagai sambung menyambung dan hilang begitu saja saat dua kata tersebut kuperhatikan dan kuturuti.

Caranya?
Puaskan saja saat mulai melakukan persiapan sholat sempurnakan wudhu maksudnya, takbir dengan menghadirkan Allah dalam hati, bacaan yang difahami, ruku yang penuh kekhusuan, dan lamakan sujud! Puaskan memohon dan mengembalikan segala urusan kepada sang maha pemilik urusan dalam sujud tersebut. Dan temukan dirimu dalam keadaan tenang serta kuat untuk melanjutkan perjalanan mendaki sekalipun!

Bila selesai sholat belum terasa puas dahagamu akan ketentraman dariNya, coba lengkapi sholat wajibnya dengan rawatib yang lebih sempurna^-^

Setiap hari Allah SWT menghamparkan permukaan bumi utk ditegakkan sholat diatasnya, dari mulai subuh ketika fajar menjelang, dhuhur ketika mentari diatas ubun-ubun, ashar ketika mentari menjelang ke peraduan, maghrib tepat mentari menghilang dari batas cakrawala dan isya ketika malam tiba. Waktu sholat ini telah Allah SWT pass kan dengan kebutuhan fitrah manusia hingga mencukupi batas lelah dan dahaga ruh akan rabbnya.

Setelah menyadari penuh bahwa sholat yang dilakukan adalah dalam rangka mendekatkan diri (taqorub) kepadaNya, ini akan memotivasi untuk memperhatikan dan khusu terhadap sholat itu sendiri, disamping itu InsyaAllah akan banyak mengurangi sikap buru-buru. Selanjutnya saat-saat sujud adalah kesempatan untuk menyadari betapa diri teramat rendah dihadapanNya, dan sungguh-sungguh tiada daya upaya kecuali rahmatNya saja yang akan memberi kesanggupan menjalani jalan menanjak. Bila sesak didada mendorong matamu berair jangan ragu mencurahkannya saat itu karena Allah maha mendengar sekedar lirih isak tangispun. Sujud yang terpusat kepada Allah SWT dalam waktu lama dan penuh dengan kepasrahan itulah puncak penghambaan yang insyaAllah akan berbalas ketentraman.

Ada satu hal yang turut mempengaruhi kekhusuan dalam sholat, itu adalah intensitas tilawah! intensitas yang rendah dapat membuat sholat rada kering. Bacaan surat dalam sholat sama dengan tilawah, maka bila surat yang dibaca lebih panjang ini akan menguatkan perasaan tentram dan dekat dengan Allah, ini artinya disinilah fungsi utama menghafal qur’an ^-^
Bagaimana dengan sabar? coba deh, dalam keadaan tentram sabar lebih mudah dilakukan;).. insyaAllah waallohua’lam.

March 21, 2006 - Posted by | Day by Day

6 Comments »

  1. aduh ceu lg enak2 baca eh tubi kontinyu heuheu diantos ya ceu sambungannya

    Comment by ica | March 22, 2006 | Reply

  2. Diantos ‘tausiyah bersambung’-na….
    deuh, meni sejuk bacana oge… 🙂

    Comment by Doan | March 22, 2006 | Reply

  3. bener banget….solusinya : sabar dan sholat. Coa praktekin juga ahh…syukron mbak.

    Comment by hanum | March 23, 2006 | Reply

  4. iya teh..ditunggu sambungannya…bener2 nyampe ke hati nih tulisannya..:)

    Comment by moeng | March 23, 2006 | Reply

  5. 🙂, sip…

    Comment by dhika | March 27, 2006 | Reply

  6. iya bener sekali itu mamee….😉

    Comment by mamaX Qs | April 1, 2006 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: