Maya Hirai’s Page

lets fold!

Liburan Tlah Tiba.. July 2006

Hari ini Yahya-Yusuf dijemput dari Asrama tempatnya menuntut ilmu, tepat setahun meraka tinggal disana. Inget kan ya postingan setahun laluku ini

Waktu demikian cepat berlalu, seperti itu pula satu saat bilamana kita berada di dunia masa depan *akhirat*, 60 tahunan usia di dunia akan terasa sekejap saja telah dilalui. Oleh karena itu jangan lupakan selalu memperhatikan diri, apa yang telah disiapkan untuk akhirat kelak. Baca Qur’an harian pliss jangan ditinggal, untuk yang masih belajar berapapun ayat yang dibaca asal terus rutin insyaAllah satu saat akan bisa ditingkatkan jumlahnya. Untuk yang sudah lancar tentu hanya masalah prioritas dengan aktifitas lainnya, jangan sampai karena merasa udah lancar target harian tidak tercapai karena berdalih tar deh dikebut-tar deh dikebut.. eee… pas hari ngebutnya ada halangan yang ga bisa diganggu gugat.. akhirnya.. celaka deh! Bukankan jumlah bacaan qur’an kita berbanding lurus dengan bakal tempat tinggal kita di akhirat? yok kapan lagi mau mulai baca tuh Ayat-ayat Cinta dari Allah SWT.. jangan lupa baca terjemahannya maka kau akan temukan mutiara hikmah disana.. beneerr coba deh intip Qur’an terjemahannya..^-^

Hari Minggu lalu 25 juni 2006, Pesantren Yahya-Yusuf mengadakan acara Tahunan sekaligus pelepasan santri yang akan melanjutkan ke sekolah lanjutannya.
Dalam rangkaian acaranya diawali dengan murojaah seluruh hafalan Qur’an santri dihadapan orangtuanya lalu acara dipanggung menampilkan aneka seni pentas yang bermuatan atraksi keterampilan santri dan nasihat-nasihat dalam bentuk drama anak-anak.. (maaf belom dapet foto acara, kameraku ngedadak memorycardnya error so jadi…)

Abdullah Muhammad Yahya begitulah nama yang kami berikan untuknya, mungkin kata sebagian orang keberatan tuh nama kasian anaknya… Semoga nama terbaik yang telah kami berikan untuknya dan soal berat ga berat itu sih bagaimana persepsi, motivasi dan proses membesarkan selanjutnya, toh ada Allah Rasulnya yang tlah mewariskan dua kitab penting sebagai bekal hidup. Murojaahnya sebanyak 2 juz yaitu juz 29-30, sampe suaranya mulai serak-serak dipresentasikan langsung dalam satu waktu.

Dia adalah si sulung yang mandiri, brani dan punya sikap -punya keinginan keras yang sering kali saya uminya mesti kompromi alot dalam mencapai suatu kemufakatan tertentu *persis siapa nih bi?^-^*.

Muhammad Yusuf Rabbani, nomer duaku yang penyayang dan halus prasaannya namun jadi mudah kalah baik oleh kakanya ato adiknya sekalipun. Semoga Allah memberinya kekuatan dalam setiap tahap kehidupan kedepan..

Hafalannya setengah juz namun murojaahnya dihadapan ustadz saja karena aku mesti berada bersama mas Yahya *demikian sebutan utknya*

Masa satu tahun sejak kembali dari Jepang dilalui keduanya untuk beradaptasi kembali dengan bahasa indonesia dan pelajaran sekolah dasar umum -Indonesianya plus program hafalan pesantren tahfidh Qur’an tersebut. Jadi kami pandang adalah suatu prestasi tersendiri baginya yang dapat melewati proses itu dengan baik. Alhamdulillah saja kehadirat Allah SWT yang telah memberi kelancara dan kebaikan ini.

Diakhir acara pentas Pesantren adalah penyematan kalung berangka sesuai banyak hafalan yang telah dicapai perangkatan. Angkatan 2000 sebagai angkatan pertama adalah 21 juz, dia adalah siswa kelas 3 SMP yang kemudian akan keluar tahun ajaran ini. Termasuk Yahya dan Yusuf keduanya juga mendapatkan kalung itu sebagai dua diantara angkatan termuda.

Semoga Allah menetapkan Qur’an bagi mereka terus dalam kehidupannya kedepan, terjaga hingga menjadi para hafidz.

Tsurayya AzZahra dan Muhammad Ismail Ibadurrahman, ini dia dua kecilku yang menemaniku sehari-hari dirumah. Teteh insyaAllah masuk sekolah dasar tahun ini dan alhamdulillah sudah dapet sekolah buatnya. SDIT Ibnu Sina, begitu nama sekolah untuknya. Semoga dia akan suka disekolah barunya kelak.

Sedangkan Ismail di TK samping rumah persis. InsyaAllah tepat untuknya yang mungil dan ga mau cape-cape juga jauh-jauh. Yang satu terakhir ini mungkin karena bungsu ato kenapa ya yang jelas karakternya beda sama tiga kaka lainnya. Lahir dengan berat 2900 gram, tinggi 49 cm melalui proses dilahirkan yang agak lama. Tubuh bayinya sempat lama kuning sehingga perawat masa bayinya lebih serius. Sekarang dalam usianya yang 4,5 th mudah cape dan mudah anget kalo suatu aktifitas terlalu memforsirnya. Belakangan setelah banyak di rumah alhamdulillah panjang masa sehatnya *sebelumnya sempet ikut sekolah 2 jam di sekolah teteh tapi agak jauh- paya punya temen gitu*.

Yang jelas pekan ini keempatnya ngumpul, tanpa abi yang masih disebrang samudra. Ehem namanya juga tahun ajaran baru buat keempatnya.. Huiihh… Seragam baru, buku baru pincil.. botol minum dan lain sebagainya…. dan satu hal lagi.. jalan-jalan bareng mereka !… so tentu adalah menyenangkan buat mereka! karena setelah bubaran dari Jepang jarang-jarang kami ngumpul! Semoga umi diberi kesehatan yang ok buat nemenin mereka!

Happy Holiday juga buat keluarga sahabat..

July 1, 2006 - Posted by | Day by Day

3 Comments »

  1. selamat berlibur, semoga menjadi berkah…
    salam buat yahya, yusuf, tsurayya dan ismail.

    Comment by dhika | July 1, 2006 | Reply

  2. Selamat berlibur buat keempat bersaudara..:)
    pengen ketemu yahya ma yusuf neh..:) klo oya ma mail kan udah..

    salam deh buat mereka berdua ya Teh.

    Comment by rahman | July 3, 2006 | Reply

  3. pengin anak-anak spt kak yahya & yusuf,….
    ganbatte ya sis buat nemenin anak-anak berlibur,..miss u–>

    Comment by Noenoe | July 4, 2006 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: